Batman Begins - Help Select

Kamis, 09 Februari 2012

SEJARAH :: PROSES KEDATANGAN BANGSA-BANGSA EROPA KE INDONESIA

PROSES KEDATANGAN BANGSA-BANGSA EROPA KE INDONESIA

Jatuhnya kota Konstantinopel (Ibu Kota kerajaan Romawi Timur) ke tangan Turki Usmani tahun 1453, kemudian bangsa Turki menutup Konstantinopel untuk orang Eropa akibatnya di Eropa terjadi kelangkaan rempah-rempah, maka mulailah mereka mencari Negeri asal rempah-rempah.

Tujuan kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia :

1. GOLD, mencari kekayaan (rempah-rempah)

2. GLORY, mencari Kejayaan (menjajah)

3. GOSPEL, menyebarkan agama Nasrani.

A. Portugis

a. Bartholomeus Diaz (1486)
Dia Seorang bangsa Portugis. Bartholomeus Diaz menyusuri pantai barat Afrika sampai di Tanjung Topan atau Tanjung Harapan pada tahun 1486. Karena diterjang badai mereka kembali ke Portugis.


b. Vasco de Gama (1498)
Dia seorang peyelidik Portugis yang berhasil menemukan jalur Laut ke dunia timur (India) dengan menyusur mengelilingi Benua Afrika.

B. Spanyol

a. Christopher Columbus(1492)
Ia dilahirkan di Genoa, Italia pada tahun 1451. Pelayaran dimulai pada tanggal 3 Agustus 1492. Columbus melabuh pertama di Kepulauan Canary di lepas pantai Afrika, terus berlayar kearah barat. Tanggal 2 Oktober 1492 mereka telah menemukan Kepulauan Bahama sebagian dari daratan benua baru Amerika. Bulan Maret tahun1493 Columbus kembali ke Spanyol. Penemuan dan pelayaran pertama Columbus merupakan perubahan revolusioner bagi sejarah Eropa.

b. Ferdinand Magellan (1480-1521)
Dia seorang bangsa Portugis yang hidup di Spanyol. Ia banyak mempelajari pengalaman Columbus dalam pelayarannya ke arah barat. Dukungan diperoleh dari Raja Spanyol. Ia berkesimpulan bahwa di ujung selatan benua baru Amerika terdapat selat yang menghubungkan Lautan Atlantik dengan lautan seberang benua baru itu. Dari sana orang sampai ke pulau pusat rempah- rempah, yang ternyata bukan Hindia melainkan Kepulauan Maluku di tanah air kita.

C. Pelaut Eropa lainnya


a. Pelaut-pelaut Inggris berlayar menuju barat laut. Zaman Ratu Elizabeth 1 mulai terjadi perpindahan penduduk dari Inggris ke Amerika Utara. Diantaranya rombongan Pilgrim Fathers dengan kapalnya Mayflower pada tahun 1607 mendarat di daerah koloni Inggris.


b. Pelaut Perancis menjelajahi daerah lembah Sungai Mississipi, Lusianadan kanada. Sejak kekalahan Perancis dalam perang laut(1756-1763).aerah koloni Perancis di India dan Amerika dilepas, kemudian diambil Inggris.


c. Pada tahun1593 kapal-kapal Belanda dengan pimpinan Cornelis de Houtman telah tiba di pelabuhan Banten. Kemudian tahun 1602 dibentuk Persekutuan Dagang Hindia Timur (VOC). Tahun 1605 VOC berhasil merebut benteng Portugis di Ambon. VOC merupakan pelopor penjajahan Belanda di Indonesia.

D. Bangsa Portugis ke Indonesia

Keahlian bangsa Portugis dalam navigasi, pembuatan kapal dan persenjataan memungkinkan mereka untuk melakukan ekspedisi eksplorasi dan ekspansi. Dimulai dengan ekspedisi eksplorasi yang dikirim dari Malaka yang baru ditaklukkan dalam tahun 1512, bangsa Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang tiba di kepulauan yang sekarang menjadi Indonesia, dan mencoba untuk menguasai sumber rempah-rempah yang berharga dan untuk memperluas usaha misionaris Katolik Roma. Portugis tidak memiliki kekayaan agraris sehingga laut menjadi sumber penghasilan utama. Menjelang abad ke 15 Portugis mulai mengembangkan teknologi maritim.


E. Bangsa Belanda ke Indonesia


Pada tahun 1595 Cornelis de Houtman dengan empat kapalnya berlabuh dipelabuhan Banten dan disambut baik oleh pedagang Banten. Namun karena ambisinya menginginkan keuntungan yang lebih besar lagi, timbul perselisihan. Pedagang dipantai utara Pulau Jawa enggan berhubungan dengan pedagang Belanda, sehingga misi de Houtman gagal.
Pada tahun 1598 misi dagang Belanda yang kedua dipimpin Jacob van Neck. Oleh karena terjadi perselisihan antara pedagang Portugis dengan pedagang Banten, kedatangan misi dagang Belanda mandapat sambutan baik. Demikian pula ketika di Maluku, misi dagang Belanda juga diterima dengan baik. Disisi lain pedagang Portugis dan Spanyol tidak lagi mendapat kepercayaan dari pedagang Maluku.
Keberhasilan misi dagang kedua, berdampak makin banyak kapal dagang Belanda ke Indonesia. Disusul misi dagang bangsa Denmark, Inggris dan Perancis. Diantara mereka saling bersaing, sehingga keuntungan makin kecil, bahkan ada yang rugi.

F. Pemerintahan VOC

Belanda mendirikan kongsi dagang yang diberi nama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) yang berdiri pada tanggal 20 Maret 1602 dengan Gubernur Jendral pertamanya Pieter Both dengan garis politiknya devide et impera (memecah belah,) monopoli dagang. Belanda mendirikan VOC dengan tujuan mengatasi persaingan antar dagang Belanda dan mengatasi persaingan dengan pedagang bangsa Eropa lainnya.
Oleh pemerintah Belanda VOC diberikan hak istimewa (oktroi) berupa hak monopoli dagang membuat mata uang sendiri, mendirikan benteng, mengadakan perjanjian dengan raja-raja di Indonesia serta di beri hak membentuk tentara.

G. Pemerintah Kolonial Belanda

a. Gubernur Jendral JAN PIETERSZOON COEN 1619

VOC memindahkan kantor dagangnya ke Jayakarta, dengan alasan :

1. Jayakarta merupakan tempat yang sangat strategis.

2. VOC akan dengan mudah mengawasi gerak gerik Portugis di Malaka.

VOC menghancurleburkan kota Jayakarta, dan diatas reruntuhan kota Jayakarta berdirilah kota BATAVIA.

b. Gubernur Jendral Daendels (1808-1811)

Tugas utamanya:

1. Mempertahankan pulau Jawa dari ancaman Inggris

2. Memberantas korupsi dan penyelewengan

3. Menjadikan Batavia sebagai pusat pemerintahan

4. Merombak system pemerintahan Feodal, diganti dengan system pemerintahan Barat modern.

5. Menjadikan para penguasa daerah sebagai pegawai Pemerintah kolonial.

Langkah-langkah yang ditempuh Daendels untuk mempertahankan Pulau Jawa :

1. Menambah jumlah Prajurit.

2. Membangun kapal-kapal perang baru

3. Membangun jalan raya Pos dari Anyer sampai Panarukan.

c. Gubernur Jendral Janssens (1811)

Janssens ternyata hanya seorang Gubernur yang lemah. Terbukti hanya mampu bertahan 3 bulan,dan Indonesia jatuh ke tangan Inggris.

d. Gubernur Jendral Thomas Stamford Raffles

Raffles berkuasa tahun 1811-1816, jasa-jasanya diantaranya:

1. Penemu bunga raksasa Rafflesia-Arnoldi

2. Perintis berdirinya Kebun Raya Bogor

3. Penggagas Lend Rent (sistim pajak tanah)


H. Perkembangan Agama Kristen di Indonesia


Sejak abad ke-15 Paus di Roma memberi tugas kepada misionaris bangsa Portugis dan Spanyol untuk menyebarkan agama Katholik. Kemudian bangsa Belanda pun tertarik untuk menyebarkan ajaran agama Kristen Protestan dengan mengirimkan para zending di negeri-negeri jajahannya.
a. Misionaris Portugis di Indonesia
Pada abad ke-16 kegiatan misionaris sangat aktif menyampaikan kabar Injil ke seluruh penjuru dunia dengan menumpang kapal pedagang Portugis dan Spanyol. Salah seorang misionaris yang bertugas di Indonesia terutama Maluku adalah Fransiscus Xaverius (1506–1552). Ia seorang Portugis yang membela rakyat yang tertindas oleh jajahan bangsa Portugis. Di kalangan pribumi ia dikenal kejujuran dan keikhlasannya membantu kesulitan rakyat. Ia menyebarkan ajaran agama Katholik dengan berkeliling ke kampung-kampung sambil membawa lonceng di tangan untuk mengumpulkan anak-anak dan orang dewasa untuk diajarkan agama Katholik.
Kegiatan misionaris Portugis tersebut berlangsung di Kepulauan Maluku, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Pulau Siau, dan Sangir, kemudian menyebar ke Kalimantan dan Jawa Timur.
Penyebaran agama Katholik di Maluku menjadi tersendat setelah terbunuhnya Sultan Hairun yang menimbulkan kebencian rakyat terhadap semua orang Portugis. Setelah jatuhnya Maluku ke tangan Belanda, kegiatan misionaris surut dan diganti kegiatan zending Belanda yang menyebarkan agama Kristen Protestan.


b. Zending Belanda di Indonesia
Pada abad ke-17 gereja di negeri Belanda mengalami perubahan, agama Katholik yang semula menjadi agama resmi negara diganti dengan agama Kristen Protestan. Pemerintah Belanda melarang pelaksanaan ibadah agama Katholik di muka umum dan menerapkan anti Katholik, termasuk di tanah-tanah jajahannya.
VOC yang terbentuk tahun 1602 mendapat kekuasaan dan tanggung jawab memajukan agama. VOC mendukung penyebaran agama Kristen Protestan dengan semboyan “siapa punya negara, dia punya agama”, kemudian VOC menyuruh penganut agama Katholik untuk masuk agama Kristen Protestan. VOC turut membiayai pendirian sekolah-sekolah dan membiayai upaya menerjemahkan injil ke dalam bahasa setempat. Di balik itu para pendeta dijadikan alat VOC agar pendeta memuji-muji VOC dan tunduk dengan VOC. Hal tersebut ternyata sangat menurunkan citra para zending di mata rakyat, karena VOC tidak disukai rakyat.
Tokoh zending di Indonesia antara lain Ludwig Ingwer Nommensen, Sebastian Danckaerts, Adriaan Hulsebos, dan Hernius.

c. Wilayah Persebaran Agama Nasrani di Indonesia pada Masa Kolonial
Saat VOC berkuasa, kegiatan misionaris Katholik terdesak oleh kegiatan zending Kristen Protestan, dan bertahan di Flores dan Timor. Namun sejak Daendels berkuasa, agama Katholik dan Kristen Protestan diberi hak sama, dan mulailah misionaris menyebarkan kembali agama Katholik terutama ke daerah-daerah yang belum terjangkau agama-agama lain.

I. Pengaruh Kolonialisme & Imperialisme

Pengaruh Kolonialisme & Imperialisme bangsa barat di Indonesia terlihat sekali dari perubahan social, politik, budaya, dan agama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar